Historia Bisnis: Aliansi Kabel Laut Telkom Indonesia (TLKM) dan Pelepasan Saham Pemerintah | Market - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Operator telekomunikasi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menjalin aliansi kabel bawah laut dengan Singapura dan Thailand. Pada saat yang sama, pemerintah mengeluarkan 3 persen sahamnya melalui penempatan internasional untuk mengisi kembali anggaran negara.

Halaman depan Bisnis Indonesia pada 14 Mei 2002 memberitakan bahwa emiten bermerek TLKM itu bekerja sama dengan Communications Authority of Thailand (CAT) dan Singapore Telecommunications (SingTel) untuk membangun jaringan kabel optik bawah laut sepanjang 1.200 km dari Batam Songkhla. , Thailand.

CEO Telekom saat itu, Muhammad Nazif, tidak mau menyebut besaran investasi pembangunan kabel bawah laut itu. Namun, sumber Telekom mengatakan proyek tersebut bernilai sekitar $10 miliar.

"Reksa dana tersebut akan dipecah bersama atau dalam skema alokasi investasi," kata Bisnis, dikutip Rabu (12/5/2022).

Nazif juga mengatakan, kerja sama membangun jaringan telekomunikasi di kawasan ASEAN juga melibatkan operator telekomunikasi Malaysia. Pengembangan jaringan rantai telekomunikasi harus segera dilaksanakan untuk mendukung implementasi ASEAN Free Trade Area atau AFTA.

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Teknologi Telkom Cristianto menambahkan jaringan telekomunikasi di empat negara tersebut harus selesai pada 2003. Tingginya kapasitas jaringan telekomunikasi harus sesuai dengan kebutuhan bandwidth di Indonesia yang terus meningkat.

Silakan login/daftar untuk melanjutkan membaca konten premium

Dan nikmati AKSES GRATIS ke 5 artikel konten premium!

Masuk Daftar

Atau berlangganan sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang ingin Anda gunakan untuk terus menikmati konten premium.

Rp 16.000

Berlangganan Daftar Periksa

Masa berlaku paket 1 bulan

Rp 48.000

Berlangganan Daftar Periksa

Paket berlaku selama 3 bulan

96.000 rupiah

Berlangganan Daftar Periksa

Paket berlaku selama 6 bulan

Rp 144.300

Berlangganan Daftar Periksa

Paket berlaku selama 12 bulan